• sman gtg
  • Ucapan pelantikan

Selamat datang di SMAN 1 GANTUNG, Selamat Datang di Bumi Laskar Pelangi

Pencarian

Kontak Kami


SMAN 1 GANTUNG

NPSN : 10901018

Jl. Jenderal Sudirman Desa Gantung Kec. Gantung 33462


[email protected] / [email protected]

TLP : 087898784422(WA)


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Mengenal Kepala Sekolah Berprestasi \\\\\\\\\\\\







Menjadi pemimpin sekolah bukan perkara muda bagi kepala sekolah (kepsek) SMA Negeri 1 Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Sabarudin. Kepercayaan dan kekompakan menjadi kunci utama, kali pertama harus dibentuk antara guru dan kepsek.


Kepercayaan dan kekompakan itu, harus dilalui dengan berbagai cara. Salah satunya, Sabarudin terbiasa mengikuti gaya guru - guru muda. Sebab, dalam membentuk sekolah terpopuler, pria kelahiran Manggar, 14 Juli 1975 ini memiliki prinsip, bahwa tidak perlu guru hebat, namun perlu guru yang kompak.


Prinsip kekompakan bagi mantan kepsek SMA Negeri 1 Simpang Pesak itu, ditularkannya kepada para pendidik di SMA Negeri 1 Gantung. Kekompakan ini, ditularkannya juga kepada ratusan siswa maupun siswi di lingkungan sekolah.


"Itu menjadi kunci utama saya. Berbagi dan tumbuh bersama, itu merupakan suatu hal terpenting, agar bisa membangun sekolah hebat," ucap Sabarudin ketika berbincang-bincang dengan Posbelitung, Kamis (2/7/2015) malam lalu.


Sabarudin berpendapat bahwa sekolah hebat adalah sekolah yang selalu mengikuti keinginan guru dan murid, termasuk mendapat kepercayaan yang tinggi dari segenap pihak terkait. Antara lain,  dukungan dari pihak orangtua siswa dan komite sekolah.


"Jadi semuanya harus mendukung. Komunikasi hal terpenting untuk mewujudkan itu. Yang jelas, kitanya harus bisa mengimbangi, agar antara guru dan saya, antara saya dan siswa, semuanya tidak kaku," kata Sabarudin


Selama ini, Sabarudin menerapkan, kepada seluruh guru agar bisa memiliki prinsip pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial, terhadap individu di lingkungan sekolahnya. Alhasil, terwujudnya suatu kemakmuran bagi masing-masing pribadi guru.


"Perlu di ingat, untuk menjadi guru hebat juga harus update dan upgrade. Karena kunci guru adalah, jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang sudah ada saat ini. Karena guru juga harus mengikuti perkembangan ilmu," ujarnya.


Sabarudin mengaku, selama menjalankan tugas sebagai kepsek, Ia sangat jarang membentuk sebuah kegiatan atas keinginan pribadinya. Namun, katanya kegiatan atau sebuah acara biasa di usulkan oleh guru dan siswa sekolah.


"Hal yang penting, kalau sudah menjalankan sesuatu, terus jalankan, masalah kelemahannya nanti diperbaiki dan dievaluasi secara bersama-sama. Saya juga selalu ingatkan, jangan bicara prestasi kalau kebutuhan siswa dan guru yang belum terpenuhi," bebernya.


Sabarudin mengungkapkan untuk tetap mendidik dan mendekatkan diri kepada siswa. Sehingga, dirinya mengetahui hal yang menjadi kendala bagi siswa secara relatif cepat.


"Kita jangan gengsi untuk selalu dekat dengan mereka. Karena dari situ, kita dengan muda bisa memberi dukungan secara langsung. Soalnya, saya menilai sekolah hebat itu, harus di perankan oleh siswa dan guru yang kompak," pungkasnya.


 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas